Jumat, 07 Agustus 2015

Secangkir Kopi dan Perasaan Galau


Malam ini malam yang gelap. Kalau terang, namanya siang. Aku sedang menyeduh secangkir kopi ketika sedang menulis ini.

“Malam ini cuma secangkir kopi, dan kau menari di dalamnya.”


“Di cangkir kopi malam ini, rindu larut, menggenapkan kepahitan.”

Minumlah kopi sebelum ibu bilang jangan terlalu banyak minum kopi. Dan ketahuilah, secangkir kopi  cukup ampuh menyelesaikan perasaan galau dan menghibur tubuh yang dingin.

Ngomong-ngomong soal galau, siapa yang nggak pernah galau? Galau banyak macamnya. Ketika kamu dikasih harapan tapi malah ditinggalin duluan itu termasuk galau dalam konteks percintaan. Ketika kamu sedih karena lamaran kerja kamu di tolak melulu, itu galau dalam konteks karir.

“Ketika kamu males mandi karena galau, itu adalah hal yang biasa.”                               

Biasanya orang yang lagi galau kalau tidur matanya merem tapi hatinya melek terus. Kadang juga suka serba salah, laper tapi malah jadi ngantuk. Makanya kalau kamu galau, kamu harus ngopi.

Galau pasti identik dengan kesedihan. Tapi sebagian orang mampu untuk menyembunyikan rasa galau yang ia alami dengan sebuah senyuman manis di pipinya. Untuk itu jangan terlalu larut dalam kesedihan. Tuhan juga tidak akan memberi sedih tanpa rencana bahagia selanjutnya.

“Habis hujan biasanya muncul pelangi, habis sedih juga biasanya muncul kebahagiaan.”


“Terlalu banyak kisah sedih, Kita akan lupa kita bisa bahagia.”

Kamu hanya cukup memilih kamu ingin bahagia atau sedih, dan apa yang kamu pilih itulah yang akan kamu dapatkan. Terimakasih..

Minggu, 08 Maret 2015

Ini Yang Harus Kamu Lakukan ketika Mengikuti Test Wawancara

Hari kamis malam tanggal 5 maret 2015 kemarin, gue mengikuti test wawancara di kampus. Test wawancara tersebut bermaksud sebagai test seleksi buat menjadi Jurnalis Baru Telkom University.

|Woooowww|

Udah nggak usah pada kaget gitu, nggak ada yang bisa disombongin jika kuliah di Telkom, kecuali kalian baca ini. Iya, di sini. Klik aja

Nah, barusan gue membuka web dari @StudentsUnitel, betapa kagetnya ketika gue membaca postingan terbaru disana dan gue lulus menjadi jurnalis baru di Telkom University. Horeeeyy! Cyiaaayy.. Nih lihat HAHAHAHAHA

|Sebenernya biasa aja sih, biar kayak anak muda kekinian aja. /|suka dilebay-lebay-in|

Atas dasar keterimanya gue sebagai jurnalis yang baru, disini gue mau membagi sedikit tips buat kalian-kalian yang ingin mendaftar ke "sesuatu" dan harus melewati test wawancara..
Cekidot guyss..

Dalam rangka mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk wawancara, pastikan kalian menghindari kesalahan-kesalahan yang dapat mencegah kalian dalam test wawancara.

1. Berpakaian Yang Tidak Tepat.

Ini adalah kesan pertama yang diperhatikan oleh pewawancara ketika melihat anda pertama kali, karena cara berpakaian mencerminkan kepribadian kalian. Tapi buat cewek-cewek, saran gue sih berpakaianlah yang ketat dan sexy. (HEHEHE)

2. Terlambat Saat Datang Wawancara

Sebenernya sih gue datang telat sewaktu wawancara, tapi sepertinya bukan karena kesalahan gue sendiri. Gue datang on time banget jam 19.00 dan datang ke Fakultas Industri ruangan C306 sesuai dengan yang ada di peraturannya. Gue masuk kesana dan duduk dengan santainya. Setelah saling memperkenalkan diri, gue mulai curiga ketika mahasiswa yang lain kebanyakan anak-anak dari Jurusan Industri. Padahal, setau gue yang mendaftar untuk menjadi Jurnalis-nya dari beragam jurusan di Telkom. Gue berani-in diri aja buat nanya ke salah satu cewek disana(sebenernya sih cowok), dan ternyata itu adalah kelas semacam....Emmmm....Apaya, gue lupa. (Yak elaahhhh). Betapa malunya gue ketika ngangkat tangan dan permisi ke dosen lalu gue bilang, "Maaf pak, salah kelas".

Gue langsung menanyakan ruangan wawancara ke contact personnya, dan ternyata ruangannya jadi di C305. Huffftttt, kok nggak ada konfirmasinya yaa.. Hmm...

Yaampyunnnn, gue malah curhaaat. :((((((

Maafin kakanda, adinda.. :(

Oke, kembali ke poin nomor 2. Hal ini akan menimbulkan kesan yang tidak bagus buat si pewawancara kalian. Jika kalian tidak dapat datang tepat waktu untuk wawancara, bagaimana kalian bisa diandalkan nantinya? Time is money, begitu kata orang-orang.

3. Bertanya Tentang Gaji

Sebenernya, gue sama sekali nggak kepikiran buat digaji ketika menjadi Jurnalis Telkom nanti, karena gue tau Jurnalis Telkom ini berbasis suatu UKM. Tapi si pewawancara (Bang Erfan) lah yang menyinggung masalah gaji telebih dahulu. (Padahal lumayan sih buat nambah uang saku ketika tanggal tua) Huehihihi *ketawa jahat*


Nah, uang bukanlah segalanya. Kepuasan karir datang dalam berbagai bentuk. Jadi selama wawancara, berkonsentrasi pada apa yang benar-benar penting, yaitu tanggung jawab pekerjaan yang akan diemban. (Gue menulis bagian kalimat ini dengan tingkat kemunafikan 99%).


Itu adalah poin-poin yang harus kalian hindari saat wawancara. (Menurut Prof. Dr. Gustaf Pandu Pranata).


Sekarang gue mau membagikan poin-poin yang harus kalian lakukan saat wawancara.



1. Jawablah Setiap Pertanyaan Dengan Cepat, Jelas dan Spesifik.

Sewaktu wawancara, kami calon-calon Jurnalis Telkom diwawancarai seperti melakukan suatu diskusi. Jadi wawancaranya nggak dilakukan per-orangan melainkan menjadi sebuah diskusi kelompok. Jadi pewawancara memberikan suatu pertanyaan dan siapa yang mampu menjawab langsung angkat tangan saja.

Usahakan kalian lah yang pertama kali menjawab pertanyaan tersebut. Sedikit tips dari gue, berlatihlah berpikir kritis atas suatu pertanyaan. Ohiya, jawaban kalian jangan terlalu singkat, namun juga jangan terlalu panjang karena anda akan dianggap bertele-tele dan jika demikian kemungkinan secara tidak sadar jawaban anda juga akan keluar dari jalur.

2. Gunakan Bahasa Formal Yang Baik.

Gue sangat menjunjung kesopanan. Ciyeeee.. Jadi dari awal perkenalan diri gue selalu menggunakan bahasa yang formal. Namun ada kalanya apabila pewancara menggunakan bahasa gaul, maka kalian bisa sedikit mengikuti gayanya, tapi tetap jangan berlebihan.

3. Tunjukan Kepercayaan Diri.

Ketika gue ditanya tentang suatu tantangan, "Apakah nantinya kamu siap ketika disuruh meliput berita pada malam hari?" Gue menjawab dengan simpel dan percaya diri, SIAAAPPP 86!

Saran gue, gambarkan jika kalian mampu memberikan kontribusi berarti dalam pekerjaan kalian nantinya.
Jawab aja yang terbaik, kalau masalah siap atau enggaknya ketika sudah diterima, ya itu masalah nanti. Toh masih banyak seribu alasan buat menolaknya. HUAHUAHAHAHA..

4. Jika Wawancara Selesai, Ucapkan Terima-Kasih Kepada Pewawancara.

Yang ini nggak gue lakukan, gue malah keluar dengan santai tanpa dosa. Tapi, temen wawancara gue melakukan hal ini. Jadi, jangan ditiru ya..
Ketika wawancara selesai, saran gue usahakan tatap si pewawancara, Ucapkan terima kasih, kalau perlu jabat tangannya, kecup keningnya, lalu katakan... Ah sudahlah nggak usah dilanjutin..


Demikian Tips tentang wawancara yang baik dari gue, jika ada dari kalian yang ingin menambahkan silahkan berkomentar di bawah. Semoga bermanfaat..

Sekian. Dadahhhh... Mwah! :*

Sabtu, 01 November 2014

Smart City Dapat Jadi Solusi Perkotaan Di Bandung

Sejak kurang dari satu tahun terakhir ini, kita pastinya tidak asing lagi dengan istilah "Smart City". Salah satu program kota pintar ini sudah santer terdengar di berbagai media massa, seperti twitter dan facebook. Smart City adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk beragam aspek pelayanan publik yang disiapkan oleh suatu pemerintah kota untuk warganya. Maksudnya adalah penerapan beragam aplikasi dalam pelayanan publik di berbagai perangkat pemerintah kota misalnya di setiap kantor dinas, kantor camat, lurah untuk melayani kebutuhan masyarakat. Saya juga pernah membaca tulisan di twitter yang mengatakan salah satu penerapan smart city adalah layanan akses internet di taman-taman kota. Fasilitas itu akan menarik warga untuk berkunjung ke taman. Ini adalah salah satu penerapan smart city yang menarik perhatian saya. Dengan demikian, fungsi taman sebagai ruang publik pun akan kembali dengan sendirinya.

Kota-kota di dunia sudah banyak yang menerapkan program smart city ini. Yang terkenal dengan konsep smart city-nya adalah Barcelona, Hong Kong, Kopenhagen, Berlin, London, Tokyo, Paris, New York, Wina, dan Toronto. Sebuah kota berhak mendapat julukan smart city atau kota pintar jika sudah memenuhi beberapa parameter seperti inovasi, kualitas hidup, adopsi teknologi ramah lingkungan, dan e-government. Tinggal di kota yang nyaman, bebas polusi udara, bebas kemacetan, dan mendapatkan semua fasilitas yang dibutuhkan tampaknya merupakan impian semua warga dunia, termasuk saya sendiri. Menurut saya, penerapan teknologi ini di Kota Bandung sangat mendukung dan tentunya akan cepat mewujudkan Bandung Juara, sebagai kota yang nyaman dan unggul. Saya pernah berpikir tentang rencana penerbitkan kartu pintar, ini adalah salah satu program penerapan smart city oleh Pemerintah Kota Bandung. Kartu ini salah satunya bisa digunakan masyarakat untuk membayar tarif transportasi seperti angkot, bus, dan lainnya. Tentu ini sangat membantu kan? Dan tentunya akan banyak sekali program-program Pemerintah untuk segera mewujudkan smart city ini yang pastinya akan membuat Bandung sama seperti kota-kota diatas.

Penerapan smart city ini juga akan membuat masyarakat menjadi terhubung, sedangkan dalam pemerintah memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan mengatur kehidupan warganya dengan bangtuan IT. Menurut saya, penerapan sistem smart city di Kota Bandung sudah sewajarnya dilaksanakan. Kenapa perlu diterapkan? Agar Kota Bandung bisa menjadi kota yang dikenal di ASEAN bahkan Internasional sebagai kota berlabel smart city dan bisa menjadi langkah awal bahwa Indonesia akan menjadi negara yang maju. Untuk menjadikan Bandung sebagi kota berlabel smart city memang diperlukan waktu dan biaya dalam pengembangannya. Menurut saya, dengan adanya kerjasama dan kesamaan visi dan misi dari kota yang sudah berlabel smart city, Bandung juga sangat mungkin memiliki potensi untuk menjadi kota pintar yang berikutnya. Tidak ada salahnya bukan jika bermimpi suatu hari nanti pemerintah-pemerintah dari luar negeri mencontoh cara Indonesia dalam membuat konsep kota pintar. Peningkatan kualitas hidup, inovasi, kreativitas, kualitas hidup, kemampuan berkompteisi, dan administrasi serta manajemen yang efisien akan dapat tercapai. Bukanlah hal yang mustahil jika sepuluh tahun ke depan, Bandung dan kota-kota besar di Indonesia bisa menjadi kota yang ramah lingkungan.

Menurut saya, untuk mewujudkan Bandung Smart City, saya pastinya akan terlebih dahulu memperhatikan masalah-masalah seperti kemacetan, penumpukan sampah, fasilitas umum yang rusak, dan kurangnya pengawasan pemerintah terhadap masyarakat. Suatu pekerjaan yang besar itu akan lebih cepat diwujudkan juka memperhatikan hal-hal yang kecil dulu. Menyelesaikan masalah kawasan kumuh yang semakin menjamur di wilayah Bandung, serta mengatasi tingginya angka emisi limbah, karbon, dan sebagainya. Dan tentunya sehabis itu mulai menata taman-taman atau tempat umum menjadi yang lebih terurus dan terawat, serta membuat WiFi di tempat-tempat tersebut. Kerjasama dengan Pemerintah Kota di luar negeri yang sudah mewujudkan smart citi juga sangat membantu, tidak ada salahnya untuk menjalin kerjasama untuk mewujudkan tujuan kita sendiri.

Dengan terwujudnya Bandung sebagai kota pintar, maka semakin meningkat pula kualitas hidup masyarakatnya. Pembangunan bangsa dan negara ke arah yang lebih baik pun bukanlah hal yang terlalu sulit lagi. Saatnya untuk berpartisipasi aktif dan melakukan aksi nyata sekarang juga untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman untuk semua lapisan masyarakat. Seluruh lapisan masyarakat harus bisa bekerja sama dengan baik dan bersama-sama untuk mencapai sebuah tujuan, yakni menciptakan kota pintar. Pemerintah Kota Bandung juga pasti sangat membutuhkan dukungan dari masyarakatnya sendiri untuk saling support dan bekerjasama agar Bandung cepat mewujudkan program smart city ini agar sesuai dengan yang diharapkan dan tentunya pasti sangat bermanfaat buat kita semua.

Selasa, 09 September 2014

Aturan Foto Selfie sesuai UUD 1945

Kita biasanya gak puas sama hasil foto orang lain. Makanya, kita lebih suka ngambil foto diri kita sendiri tanpa bantuan orang lain. Kalau difoto sama orang lain itu rasanya ada yang kuraaang mulu. Kurang cantik lah, kurang cakep, atau kurang bagus. Padahal mungkin, yang salah bukan yang motret, tapi yang dipotret.

Karena kita gak pernah puas sama hasil foto orang lain itulah, lahir inovasi luar biasa hasil karya anak gaul bumi bernama... selfie. Menurut kamus oxford, selfie adalah istilah populer yang merujuk pada orang yang memfoto diri sendiri menggunakan smartphone. Kalau di Indonesia, selfie itu penyanyi dangdut. Selfie Sukaesih.

Selfie ini booming banget di dunia anak muda. Saking hot-nya, “selfie” menjadi kata paling populer di tahun 2013 mengalahkan kata “hashtag“.

Nah, biar kegiatan selfie-mu lancar, kamu harus baca aturan-aturan agar selfie kamu makin cihuy. Buat yang suka narsis di depan kamera sendiri, kamu wajib ikutin aturan-aturan bikin foto selfie ini!

Dandan
Walaupun cuma selfie, kamu harus serius. Jangan main-main karena selfie bukan permainan. Oleh karenanya, kamu harus dandan. Sebelum foto, kamu poles dulu wajahmu secantik mungkin. Kalau perlu ke salon dulu, beli baju dulu, atau kalau kamu bener-bener serius, operasi plastik dulu sebelum ngelakuin selfie.

Misalnya pas mau nge-tweet atau upload foto selfie dengan tema “bidadari baru bangun tidur,” sebenernya nggak pas bangun tidur langsung difoto, tapi bangun tidur, dandan dulu, baru foto. Gitu.
Pencahayaan Harus Bagus
Mau foto apa pun, baik selfie atau bukan, pencahayaan harus bagus. Atau kalau gak bagus pun minimal cahanya pas. Gak over exposure atau gak low exposure. Tapi khusus buat kamu yang memiliki kulit item dop, sebaiknya cahanya di-set lebih terang. Terang banget, seterang petromak.

Kalau aku sih menyarankan foto selfie itu lebih diterangin aja cahayanya. Biar lebih cerah, dan wajah juga jadi lebih putih (pada tahu lah ya, standar cakep di kita itu berkulit putih). Kalau cahayanya gelap, jadinya malah serem.
 Cek Background
Hal penting lainnya saat selfie adalah memperhatikan background. Jangan sampai benda yang ada di belakang kamu ngerusak foto kamu. Kita pasti udah tahu banyak foto-foto selfie yang gagal karena background yang ancur. Nah, hal itu jangan sampai terjadi pada kamu. Jangan capek-capek udah dua juta kali foto selfie, akhirnya nemu yang muka kamunya bagus, eh tapi sekalinya dapet background-nya nggak banget.

Sebagus apa pun wajah kamu, tapi kalau background gak mendukung, ya tetep aja jadinya fail!
 No Mirror No Duckface
Kalau kamu mau foto selfie kamu beda, jangan pernah foto di depan cermin atau memasang wajah bebek. Gaya itu tuh udah dipakai sama 8563295642985 juta orang di dunia.

Daripada foto depan cermin atau pakai gaya duckface, mending kamu percaya diri aja motret wajahmu saat senyum atau tertawa. Meski gak di depan cermin foto kamu tetap bisa bagus kok.

Edit
Aplikasi editing adalah alat paling mutakhir di dunia dan paling disyukuri sama cewek-cewek berwajah cantik sampai yang pas-pasan. Aplikasi editing picture adalah jawaban dari segala kejelekan wajah kita. wajah item bisa jadi putih, wajah jelek bisa jadi cakep. Nah, begitu pun dengan foto selfie kita, lakukanlah editing abis-abisan pada kekurangan di fotomu.

Jangan takut menghabiskan waktu. Meski ngabisin lima hari dua malam, ngedit foto demi muka sendiri mah pasti dijabanin lah.

Mungkin beberapa dari kalian belum bisa pakai aplikasi editing foto, tapi sekarang udah banyak kok aplikasi editing yang gampang. Tinggal klik filter ini-itu, jadi deh foto kita. Oh iya, editing itu cuma buat yang jelek aja loh. Yang cakep kan fotonya gak harus di-edit lagi.


Btw, yang suka selfie mana nih suaranya? Share foto selfie terbaik kalian bisa keleuus..

Jumat, 14 Februari 2014

Pembelaan Terhadap Pertanyaan "Kenapa Cowok Suka Nonton Bokep"

Jujur! Aku pernah kepergok nonton bokep sama temen di kamar kosan. Eits, tunggu dulu. Yang mergokin aku itu bukan temen cowok, melainkan cewek, Padahal ketika sang bintang bokep si cowok hendak penetrasi dan si cewek sudah berada di ubun-ubun kenikmatan, eh DOOORR!! Pintu kamar aku malah di gedor-gedor. Setelah mengeluarkan video tersebut, perbaikin celana aku langsung membuka pintu kamar, ternyata temen aku yang namanya Mawar (bukan nama sebenarnya). Aku lupa ada janjian dengannya ingin mengerjakan tugas(sebenarnya bukan itu sih, tapi biar dikira rajin aja, hehe). 

Dia langsung menyodorkan pertanyaan dengan ku. "Hayooo, ngapain kau kok gak angkat telfon?". Belum sempat aku menjawab pertanyaannya, dia langsung berkata, "Sudah nggak usah bohong, aku lihat kok tadi dari sela-sela kunci pintu kamarmu". DUAAR!! Petir menggelegar.. Tapi aku cuek aja menjawab pertanyaannya, "Namanya juga cowok, ya wajar lah".
                                                                                         *END*

Akhir-akhir ini aku sering berpikir. Sejak masuk kuliah, teman-temanku yang cowok juga omongannya gak jauh seputar film biru. Nah, yang menjadi permasalahannya adalah dulu aku membaca sebuah mention dari seorang follower ku di twitter. Waktu itu aku ngetweet "Guys, nama folder bokep kalian di laptop apaan?". Banyak respon dari mereka, dan ada seorang cewek yang nge-reply tweet aku tersebut trus berkata, "Kenapa sih cowok suka nonton bokep?"

Nah disini aku mau meluruskan pertanyaan tersebut, seperti meluruskan t*i*t*i*t cowok-cowok kalau lagi tegang..

Pertama-tama, aku mau tanya dulu deh, memang kamu (cewek-cewek) yakin kalau cowok lebih suka nonton film porno dibanding cewek? Sebenarnya, di usia belasan tahun, cewek sama cowok sama-sama tertarik kok sama segala sesuatu yang berhubungan sama seks, cuma bedanya, cowok lebih bebas mengungkapkan ketertarikan mereka, sementara cewek lebih malu-malu karena takut sama pandangan dari luar.

Tapi, di satu sisi, cowok memang bisa dikatakan lebih suka nonton film porno dibanding cewek, karena pada dasarnya cowok itu jauh lebih visual dibanding cewek. Kami(cowok-cowok) lebih menyukai sesuatu yang kami bisa lihat, makanya kami jadi suka film porno, atau melihat foto cewek-cewek telanjang. Makanya majalah Playboy selalu laku sepanjang masa. ;)

 Alasan lainnya, di usia belasan tahun itu gejolak untuk mengetahui dan mengeksplorasi segala sesuatu tentang seks sedang tinggi-tingginya, tapi untuk benar-benar mempraktekkannya langsung tentu nggak mudah, jadi jalan keluar yang lebih masuk akal adalah dengan menonton film porno tadi. Jadi, nggak usah dipusingin, itu hal yang umum kok. Selama nggak berlebihan, dan nggak sampai taraf kecanduan, menonton film porno atau bokep adalah hal yang wajar. 

Dan jangan salah, menurut aku cewek juga sama penasarannya kok tentang seks, cuma biasanya cewek-cewek lebih memilih media yang lebih "halus". Seperti cerita dewasa dan novel yang ada fantasi-fantasi sex-nya. Kenapa buku 50 Shades of Grey bisa laku banget? Karena buku itu memungkinkan cewek untuk "menonton" bokep dengan cara mereka sendiri. (udah, gak usah pada senyum-senyum, pada punya bukunya kan?) HAHAHAHA!!

Sekian.

Mwah!

Selasa, 05 November 2013

Yang Harus Kamu Pertimbangin dari Calon Pacar Kamu

Hidup bisa dijalanin dengan asal-asalan. Hal itu berlaku kalo kamu jadi sopir kopaja, angkot, atau bajaj yang bisa seenaknya asal belok. Tapi nggak bisa begitu dalam perihal nyari jodoh, atau dalam jangka pendek, milih pacar. Semua aspek harus ditimbang-timbang terlebih dulu. Tentunya yang kita timbang bukan berat badan si calon pacar, karena kalo itu yang ditimbang melihat perut-perut buncit mereka yang baca tulisan ini, akan bikin menelan ludah. Yang ditimbang itu plus-minus-nya, untung-ruginya, sampe enak-nggaknya.

Kenapa ini semua penting banget? Tentunya karena calon pacar ini akan jadi orang terdekat dalam hidup kamu. Orang yang bakal kamu temuin tiap hari sampe mungkin di waktu mendatang bakal jadi temen bobo bareng kalo udah nikah. Jadi kalo kamu melek yang pertama kamu liat ya punggung si doi. Dia juga bakalan jadi temen ngobrol, curhat, sampe berantem. Karena itu kalo sampe salah, bakalan kurang sreg selama sisa hidup. Kan bisa berabe jadinya.

Oleh karena itu, calon pacar harus diseleksi seketat skinny jeans anak gaul. Semuanya bisa kita lakuin di sesi coba-coba alias pacaran. Kalo udah nikah itu artinya udah fix, karena nglgak bisa seenaknya dikembalikan begitu aja ke orang tuanya.

Biar kamu lebih mudah memilah-milah, semoga tulisan ini akan membantu kamu untuk memberi beberapa poin yang wajib kamu pertimbangin di calon pacar kamu..

1. Kecocokan
Kecocokan itu penting banget. Kamu harus mikirin dia enak gak buat diajak ngobrol, diajak main, diajak jalan-jalan. Bahkan kalo dia emang orang yang tepat, dia bakalan jadi temen untuk menjalani sisa hidup. Karena itu kamu harus pastiin banget dia enak dan cocok gak buat dijadiin pacar. Ketika kalian ngobrol, harus nyambung, harus gak jaim, harus bisa saling terbuka. Buka apa? Hati dan pikiran dulu dong.

2. Sifat-sifat
Setiap orang tuh pasti ada aja sisi positif dan negatifnya. Dan, pada masa pedekate biasanya lebih dominan nongol yang positifnya. Nah, sebelum kamu pastiin untuk jadiin dia pacar kamu, ada baiknya kamu cek dulu sifat-sifatnya (yang buruk) yang mungkin masih tersembunyi. Siapa tau aja kan dia di depan kamu lemah lembut, di rumah ternyata ngamuknya udah kayak gorila dikagetin. Kalo suka ngamuk-ngamuk gitu mendingan buat ditaro depan rumah, biar gak ada maling.

Berikutnya sifat-sifat buruk itu sejauh mana bisa kamu terima. Semakin bisa diterima, semakin cocok sama kamu. Karena ya kalo kekurangan gak bisa diterima, gak mungkin dong kamu mau deket-deket.

3. Kemauan Orang Tua
Mau kamu bilang, yang pacaran emang kamu sama pacar, tetep aja kamu harus pikirin kehendak orang tua. Pasti ada aja order dari orang tua yang minta dipenuhin. Ya biasanya sih pengen yang sedaerah, dan pastinya seagama. Ini semua penting buat kamu ikutin, soalnya kan entar kalo udah jadi keluarga, gak mungkin kamu berdua doang, tetep ada keluarga yang mendukung kamu juga. Kecuali abis nikah kalian tinggal di bulan. Bahkan mungkin kalo kalian di bulan pun, orang tua masih suka neleponin, nagih cucu.

4. Jangan Liat Casing Doang
Kadang-kadang kamu terlalu cepet kepincut sama gebetan yang mukanya gemesin, cantiknya bikin meleleh, atau badannya sixpack kaya roti sobek multirasa. Tapi ternyata ini perlu diperhatikan baik-baik. Belom tentu yang fisiknya oke, bakalan oke juga dalemannya. Bukan celana dalemnya yah. Maksutnya sifat-sifatnya. Kamu harus double check lagi sebelom mastiin dia jadi pacar. Tinggal balik lagi ke poin nomer 2 yah.

Satu lagi yang perlu kamu camkan: Yang lebih dalam segala hal belum tentu bikin nyaman. Yang punya kekurangan bukan berarti nggak bisa kasih ketenangan.

5. Tes Cobaan
Pacar juga harus tahan banting. Jadi di proses PDKT, kamu wajib kasih dia cobaan-cobaan kecil. Misalnya kamu pecahin ban motornya, atau buat laki, kamu bisa pura-pura gak bisa jemput, suruh dia naik angkot dari Tanjung Priuk sampe Parung. Kamu juga bisa mengkombinasikan beberapa cobaan lain, yang kamu paketkan dalam bentuk malapetaka. Nah, dari situ kamu bisa liat seberapa kuat mental dan rasa cinta dia kepada dirimu.

Inget kasih cobaannya jangan gede-gede ya, tar kalo dia baca tulisan ini, dan ngelakuin hal yang sama gimana? Nah, loh!

6. Dia Mau Gak?
Nah, ini nih. Kamu harus yakin betul kalo dia mau apa nggak sama kamu. Jangan-jangan kamu cuma jadi laler. Cuma ngejar-ngejar dia, eh ternyata dia gak ada setitik pun mikir buat deket sama kamu. Kenal kamu aja dia nggak.... Waduh, kalo udah kayak gini mendingan diudahin aja. Daripada kamu harus sedih kayak jalan cerita di film Korea.

Percuma cakep, pinter, baik, sesuai kemauan kamu dan orang tua, kalo dianya gak mau sama kamu.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memastikan seseorang jadi pacar kamu. Kami cuma bisa mendoakan semoga kamu bisa lekas jadian dan tak lupa nyengir kalo kamu tetep gak dapet pacar. Tenang, ketika ngenes, selalu ada sahabat yang akan ngecengin kamu abis-abisan, tapi tetep akhirnya mereka yang ada untuk kamu.

Putus Cinta?

Cinta dan kehilangan, ia begitu dekat ternyata. Aku sudah menyangka, hanya saja mungkin tidak mempersiapkannya. Aku hanya mempersiapkan hati untuk jatuh cinta tanpa untuk mengucapkan selamat tinggal.

Hidup harus terus berjalan, nggak bisa kuputuskan untuk terus berhenti berharap. Aku tau bahwa luka akan mendewasakanku. Tapi bagimu, aku hanyalah jeda dalam nafasmu. Cinta telah kau titipkan pada masa lalu, tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan untuk bersamamu.

Adakalanya, kita merasakan terlalu sakit, down, sedih dan banyak lagi perasaan yang negatif ini. Putus cinta itu pernah melalui saat-saat yang menyakitkan ini. Kadang-kadang, kita akan merasa seperti “mayat hidup”.

Cinta itu satu fitrah. Tidak ada siapa pun yang dapat menghalang hati kita ini untuk kita merasakan mencintai dan di cintai. Setiap individu pasti inginkan semua ini.

Ya, putus cinta itu sangat perit dan sakit. Saya sendiri merasakan semua itu. Apabila terbangun dari tidur, tidak lain dan tidak bukan hanya satu impian saya agar menjadikan kesakitan itu hanyalah mimpi.

Namun, jika berbalik kepada definisi cipta yang baru sahaja kita cipta sebentar tadi, wajarkah seseorang perempuan atau lelaki yang ingin ke surga itu perlu bersikap lemah?

Tetapi saat ini, kita harus sama-sama membina diri kita. Mungkin dengan putus cinta atau cinta di tolak ini, Allah ingin kita mendekatkan diri kepada-Nya dan meningkatkan iman kita. 

Ingat, ketika kamu putus, hancur. Sebenarnya kamu tidak kehilangan seseorang. Kamu hanya kehilangan diri sendiri. Dan jangan takut kehilangan dia yang tidak takut kehilanganmu. Kelak, kamu temui satu tempat bernama 'kelegaan'.

Kehilangan adalah cara Tuhan mengajarkan tentang menemukan yang lebih sepantasnya. Putus cinta bukanlah akhir dari segalanya, masih banyak mimpi yang harus kamu susun ulang. Setiap kesulitan pasti akan di sertakan dengan kemudahan.

Minggu, 20 Oktober 2013

Tips Untuk Menjual Diri Dengan Baik

Kamu merasa cakep, kamu juga merasa asyik, tapi sampai sekarang kamu belum punya pacar?

Mungkin kamu ngelupain satu hal: Publikasi.

Sebagus apapun barang jualan, akan percuma kalau nggak ada orang yang tau.

Supaya nggak kehilangan arah, kamu bisa milih salah satu atau semua cara menjual diri di bawah.

1. Bio Twitter
Setelah memajang foto paling kece, tulis semua data diri di bio kamu. Dengan begini, semua orang bisa tau ke mana harus menghubungi kamu. Kesempatan untuk kenal orang baru pun jadi lebih besar.

2. Duit
Mungkin kamu berfikiran kalau jodoh kamu nggak main Twitter. Atau jodoh kamu mainan Twitter, tapi kamu takut koneksi internetnya lemot sampai-sampai nggak bisa buka bio kamu di Twitter? Tulis di duit.

Ini cara klasik dan juga romantis buat nyari jodoh. Dengan nulisin nomer telepon atau pin BB, atau kalau kamu niat, tulis alamat sesuai KTP juga, kamu akan membuka kemungkinan datangnya jodoh sejati. Bagaimana tidak sejati, siapapun yang menemukan duit ini kelak, dia pasti orang khusus yang diatur Tuhan buat ketemu kamu. Karena tak ada yang kebetulan di dunia ini. 

3. Jok Metromini / Kursi Tempat Les / Kampus
Mungkin kamu berfikiran kalau jodoh kamu nggak main Twitter. Atau jodoh kamu mainan Twitter, tapi kamu takut koneksi internetnya lemot sampai-sampai nggak bisa buka bio kamu di Twitter? Tapi kamu sayang nyoret-nyoret duit? Atau, kamu nggak sayang nyoret-nyoret duit, tapi kamu emang nggak pernah punya duit? Tulis di lingkungan sekitar.

Bisa kamu tulis di mana aja. Jok metromini, meja tempat les, atau tembok kantin sekolah.

Sangat tidak disarankan nulis di pintu WC. Karena sesungguhnya kamu harus berpikir, jodoh macam apa yang datang dari pintu WC.  

Jumat, 06 September 2013

Tempat Mojok Yang Sebaiknya di Hindari

Ketika sedang bersama pacar, kamu akan merasa jika dunia cuma milik kamu berdua aja. Ke mana pun kamu pergi, asal barengan sama pacar, kamu merasa senang.

Sebenernya, ada tempat-tempat yang lebih baik kamu hindari. Tempat-tempat yang akan membuat kamu terlihat mencurigakan.

1. Bioskop kursi paling pojok belakang
Dengan memilih kursi paling pojok belakang, kamu akan terlihat seperti pasangan mesum yang sedang mencari jati diri. Tanpa kamu sadari, sebenernya orang-orang di dalam studio itu banyak yang suka ngelirik-lirik ke pojok belakang.

Kemungkinan yang akan terjadi: Dipergunjingkan ketika keluar studio.

2.Parkiran kosong

Parkiran kosong, walaupun terlihat menggiurkan, sebenernya nggak terlalu aman buat mojok.

Kemungkinan yang akan terjadi: ketangkep satpam, mati lemas di mobil.

3.Semak-Semak
Yang ini nggak perlu dijelasin lagi.

Senin, 26 Agustus 2013

GIMANA SIH BIAR GAK KENA PHP?

Semenjak Supri punya HP baru, Supri gak pernah absen buat ngelepasin HP dari genggamannya. Tiap hari Supri selalu keliatan asik dengan HP nya sampai lupa diri. Lupa mandi, lupa makan, sampai lupa sama jati dirinya sendiri. Ternyata perubahan Supri ini terjadi bukan hanya karena punya HP baru, tapi ternyata Supri baru deket sama seorang wanita yang bernama Ningsih.

Semenjak Supri doyan main Twitter, Supri rajin banget menyapa hampir semua followersnya yang berjumlah dua belas orang. Supri gak pernah absen ngetwit, pas lagi makan pun Supri masih nyempetin ngetwit “Gue lagi ngunyah soto nih,”

Nah, dari situlah Supri bertemu Ningsih di list followersnya. Tanpa basa-basi Supri pun langsung mencet tombol follow dan nge-DM Ningsih,

“Hai, Ningsih. Selamat siang!”

“Halo kak Supri.. :3 Selamat siang juga, makasih ya udah di folowback. Hehehe, salam kenal,” jawab Ningsih dengan riang.

Dari situlah Supri merasa bahagia banget karena seumur-umur gak pernah dapet respon sehangat ini dari seorang cewek. Percakapan di DM pun terus berlanjut sampai akhirnya Supri ngedapetin pin BBM Ningsih.

Singkat cerita, sudah hampir satu bulan Supri deket sama Ningsih di dunia maya. BBM-an pun udah pake sayang-sayangan. Tapi makin lama keceriaan Supri berkurang. Supri terlihat sering ngelamun dan gak pernah nyambung kalo diajak ngobrol sama temen-temennya di kelas. Ternyata yang bikin Supri berubah ini adalah sikap Ningsih yang selalu susah buat diajak ketemuan. Ningsih punya sejuta alasan buat nolak ajakan kencan Supri. Alesan ada les lah, nemenin nyokapnya belanja lah, lagi sibuk garukin punggung bokap lah, pokoknya banyak banget alasan Ningsih buat nolak ketemuan dan kencan sama Supri. Virus PHP (Pemberi Harapan Palsu) pun mulai menggerogoti jiwa Supri. Supri yang periang kini sering terlihat meriang.

Udah sayang-sayangan tapi gak dikasih kepastian yang jelas? Udah sayang-sayangan tapi gak buruan ditembak? Wah.. Siap-siap-siap deh kena virus PHP.

Gue punya tips-tips jitu nih biar kalian semua bisa jauh-jauh sama virus PHP.

1. Jangan Kepedean!

Jangan mudah terlena dengan keramah tamahan, kebaikan, atau apapun itu dengan orang baru yang kebetulan lo jadiin gebetan. Kalo dia bisa baik dan ramah sama elo, gak nutup kemungkinan dia juga baik ke orang lain atau mungkin semua orang selain elo diluar sana. Nah, kepedean inilah yang bikin kebanyakan orang merasa jadi korban PHP.


2. Jangan Terlalu Berharap!

Kalo lo berharap terlalu tinggi, misalnya; lo yakin bakal bisa jadian sama gebetan lo karena lo udah berasa deket banget dan sering sayang-sayangan di BBM atau SMS. Belum tentu kenyataannya sama kayak apa yang lo bayangin. Intinya, Sebaik-baiknya harapan adalah jangan terlalu berharap.


3. Positive Thinking!

Jangan pernah punya pikiran negative ketika harapan lo digantungin. Karena belum tentu juga orang yang lo anggep gebetan itu nge-gebet lo balik. Bisa jadi doi gak ada maksut ngasih harapan palsu tapi emang dari awal doi gak ada niatan buat pacaran sama lo. Jangan langsung beranggapan kalo lo kena PHP. Gak semua sinyal dari lawan jenis itu lampu hijau buat pacaran.

Oke, itu tadi tips dari gue buat elo-elo yang merasa atau sedang terjangkit virus PHP. Semoga bermanfaat dan cepat sembuh! Inget ya, gak semua masalah semacam murni PHP. Jadi, jangan kepedean, jangan terlalu berharap, dan tetap berpikir positip! ;)

Selasa, 06 Agustus 2013

Kamu Tipe yang Bagaimana: Nakal atau Jahat?



“Nakal boleh, jahat jangan.” Lho, apa bedanya sih? Terus mendingan nakal atau jahat? Menurut orang normal, mending jangan keduanya karena kedua hal tersebut mempunyai sisi yang sama, yaitu negative. Tapi bukannya suatu hal pasti mempunyai sisi negative dan positifnya? Lalu sisi positif kedua hal itu apa? Apa?!

Jahat dan nakal jelas berbeda meskipun sebenernya mempunyai kesamaan sama-sama dipandang jelek oleh orang-orang sekitar. Akan tetapi jika pergaulan dan kebiasaan kamu sudah terbiasa dengan hal-hal yang negative, sangat untuk disarankan dapat membedakan kedua hal tersebut. Bayangkan jika kamu dibilang orang lain dengan kalimat ini:
“Lihat deh tuh orang jahat banget.”
 Sebenernya sangat sulit sekali untuk mendeskripsikan perbedaannya dimana, tapi sebenernya memiliki perspektif negative yang berbeda-beda. Untuk dapat menemukan perbedaannya, maka kita cuma cukup melihat pengertiannya dari sudut pandang yang berbeda. Dari situlah kita dapat menyimpulkan bahwa jahat diartikan melakukan sesuatu yang negative terhadap dirinya dan orang lain. Dari animasi di atas tersebut kita adalah orang jahat ketika mengajak orang lain untuk mengikuti kenakalan kita.
“Lihat deh tuh orang nakal banget.”
Dan nakal diartikan melakukan sesuatu yang negative cuma terhadap dirinya sendiri. Kita melakukan hal yang negatif seorang diri, tanpa ikut mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang kita lakukan (perspektifnya negatif).

              Jadi jika kalian sudah terbiasa senang dengan hal-hal yang negative, jangan sampai membebani orang lain. Cukup dengan membebani diri kalian sendiri dengan segala tingkah laku kalian yang negative. Hidup bebas dengan menanggung semua akibat yang kalian lakukan tanpa menyinggung orang lain bukankah kenakalan yang sangat menyenangkan?